Lima Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Komputer
Dewasa ini, komputer merupakan
piranti yang sangat penting dalam menunjang produktivitas. Hampir
seluruh lapangan kerja telah menerapkan sistem komputerisasi. Oleh
karena itu, bekerja berjam-jam menggunakan komputer sudah merupakan hal
lumrah. Namun, penggunaan komputer bukan tanpa konsekuensi. Penggunaan
komputer yang terlalu lama dapat menyebabkan gangguan fisik maupun
psikis. Gangguan fisik yang biasa dikeluhkan antara lain nyeri otot,
nyeri kepala, mata merah, hingga gangguan penglihatan. Sedangkan
gangguan psikis mencakup instabilitas emosi, kesulitan mengambil
keputusan, hingga menurunnya semangat bekerja. Lama-kelamaan, pekerjaan
pun tidak dapat diselesaikan dengan optimal.
Berikut kiat-kiat sederhana yang bisa anda lakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat menggunakan komputer:
1. Buatlah agenda kerja
Salah satu cara mengurangi stres psikologis adalah memastikan setiap pekerjaan terencana dengan matang. Dalam suatu manajemen pekerjaan, penting untuk menyesuaikan keterampilan pengguna komputer dengan jenis pekerjaannya. Oleh karenanya, beban kerja juga sebaiknya disesuaikan dengan tenaga dan waktu yang tersedia. Deskripsi tugas terperinci dapat membuat anda terhindar dari sikap ragu-ragu dan memperjelas target yang harus dicapai.
Salah satu cara mengurangi stres psikologis adalah memastikan setiap pekerjaan terencana dengan matang. Dalam suatu manajemen pekerjaan, penting untuk menyesuaikan keterampilan pengguna komputer dengan jenis pekerjaannya. Oleh karenanya, beban kerja juga sebaiknya disesuaikan dengan tenaga dan waktu yang tersedia. Deskripsi tugas terperinci dapat membuat anda terhindar dari sikap ragu-ragu dan memperjelas target yang harus dicapai.
2. Perhatikan lingkungan kerja anda
Pencahayaan berlebih dapat menggangu penglihatan. Pancaran cahaya yang melintasi garis pandang anda dengan komputer dapat membuat mata anda silau. Posisi meja kerja diatur agar tidak membelakangi jendela, sehingga cahaya dari jendela tidak menganggu lapang pandang anda. Prinsip ini juga berlaku untuk lampu ruangan. Pantulan cahaya lampu pada layar komputer dapat menyilaukan pandangan.
Pencahayaan berlebih dapat menggangu penglihatan. Pancaran cahaya yang melintasi garis pandang anda dengan komputer dapat membuat mata anda silau. Posisi meja kerja diatur agar tidak membelakangi jendela, sehingga cahaya dari jendela tidak menganggu lapang pandang anda. Prinsip ini juga berlaku untuk lampu ruangan. Pantulan cahaya lampu pada layar komputer dapat menyilaukan pandangan.
Pastikan ruang kerja anda memiliki
sirkulasi udara yang baik, dengan memperhatikan ventilasi yang ada, baik
ventilasi alami (jendela terbuka) maupun ventilasi mekanik. Sumber
polusi udara dapat berasal dari dalam maupun luar ruangan. Mesin
printer, mesin fotokopi, karpet, dan alat-alat kebersihan dapat menjadi
sumber debu maupun partikel lain yang berbahaya bagi kesehatan.
3. Bekerjalah dengan rileks
Mempertahankan posisi tubuh yang salah dalam waktu lama dapat menimbulkan gangguan fisik seperti nyeri otot, kram, kesemutan, bahkan kelainan tulang belakang. Tidak ada kriteria spesifik untuk posisi tubuh yang optimal, hanya persendian harus dibuat serileks mungkin. contoh:
Mempertahankan posisi tubuh yang salah dalam waktu lama dapat menimbulkan gangguan fisik seperti nyeri otot, kram, kesemutan, bahkan kelainan tulang belakang. Tidak ada kriteria spesifik untuk posisi tubuh yang optimal, hanya persendian harus dibuat serileks mungkin. contoh:
- Kedua kaki bertumpu seluruhnya pada bidang datar, dengan lutut sejajar dengan pinggul.
- Alas duduk sebaiknya memiliki bantalan yang cukup dan pararel dengan lantai.
- Leher tegak atau sedikit ditekuk kedepan, dengan posisi kepala dan dada berada pada satu garis lurus.
- Punggung sebaiknya ditopang oleh sandaran kursi yang stabil untuk menjaga lekukan tulang belakang.
- Hindari duduk membungkuk.
- Bahu pada posisi rileks, siku berada dekat dengan badan, dan lengan bawah hingga ujung tangan berada diatas meja yang datar.
- Hindari menekan meja dengan pergelangan tangan baik saat mengetik maupun menggunakan tetikus (mouse).
4. Luangkan beberapa menit untuk berhenti sejenak
Beristirahat tidak hanya dilakukan saat makan siang atau coffee break, tetapi juga ditengah-tengah pekerjaan. Rehat sejenak dapat dilakukan dalam bentuk mengerjakan kegiatan lain yang tidak berhubungan dengan komputer, misalnya merapikan laporan atau meminum segelas air. Aktivitas ini sebaiknya dilakukan setiap 1 jam sekali selama 5-10 menit. Selain mencari kegiatan lain, jangan lupa untuk melemaskan otot-otot tangan dan bahu. Anda dapat mengistirahatkan lengan anda diatas meja selama beberapa menit, atau menurunkannya sambil melemaskan bahu. Jangan lupa untuk melihat ke luar jendela selama beberapa menit untuk mengistirahatkan bola mata.
Beristirahat tidak hanya dilakukan saat makan siang atau coffee break, tetapi juga ditengah-tengah pekerjaan. Rehat sejenak dapat dilakukan dalam bentuk mengerjakan kegiatan lain yang tidak berhubungan dengan komputer, misalnya merapikan laporan atau meminum segelas air. Aktivitas ini sebaiknya dilakukan setiap 1 jam sekali selama 5-10 menit. Selain mencari kegiatan lain, jangan lupa untuk melemaskan otot-otot tangan dan bahu. Anda dapat mengistirahatkan lengan anda diatas meja selama beberapa menit, atau menurunkannya sambil melemaskan bahu. Jangan lupa untuk melihat ke luar jendela selama beberapa menit untuk mengistirahatkan bola mata.
5. Letakkan komputer anda di tempat yang ergonomis
Perangkat komputer semacam monitor dan papan ketik (keyboard) juga perlu mendapat perhatian. Monitor sebaiknya diletakkan tepat di hadapan pengguna, agar kepala, leher, dan badan tetap sejajar. Jarak antara mata dengan layar berkisar antara 45-70 cm. tepi atas layar sebaiknya sejajar dengan mata, karena saat terfokus pada satu objek, bola mata cenderung untuk melihat ke bawah.
Perangkat komputer semacam monitor dan papan ketik (keyboard) juga perlu mendapat perhatian. Monitor sebaiknya diletakkan tepat di hadapan pengguna, agar kepala, leher, dan badan tetap sejajar. Jarak antara mata dengan layar berkisar antara 45-70 cm. tepi atas layar sebaiknya sejajar dengan mata, karena saat terfokus pada satu objek, bola mata cenderung untuk melihat ke bawah.
Papan ketik diletakkan dengan huruf
alpabet berada di tengah. Sebagai acuan, huruf āGā berada tepat di depan
anda. Tingginya sesuai dengan tinggi siku, agar dapat mengetik dengan
lengan bawah beristirahat pada meja. Jarak antara papan ketik dengan
tepi meja sekitar 15 cm, sebagai tempat meletakkan lengan hingga
pergelangan tangan.
Sama halnya dengan Papan ketik, tetikus diletakkan setinggi siku, dan berjarak 15 cm dari tepi meja. Saat bekerja, hindari menekan pergelangan tangan bawah ke meja, karena dapat mencederai tangan anda.
Sama halnya dengan Papan ketik, tetikus diletakkan setinggi siku, dan berjarak 15 cm dari tepi meja. Saat bekerja, hindari menekan pergelangan tangan bawah ke meja, karena dapat mencederai tangan anda.
sumber:http://www.sehatmagz.com/staying-healthy/lima-hal-yang-perlu-diperhatikan-saat-menggunakan-komputer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar